9 Mar 2017

Installasi Mikrotik RouterOS di VirtualBox


VirtualBox merupakan software virtualisasi yang dapat digunakan untuk menginstall operating system.
Mikrotik RouterOS adalah suatu system operasi yang di bangun menggunakan kernel linux yang digunakan sebagai OS router. Mikrotik sangat populer di Indonesia, mulai dari RouterBoard yang sudah terinstall RouterOS maupun RouterOS yang harus diinstall di PC host (Wajib menggunakan 2 LAN Card).
Bagi kalian yang ingin belajar Mikrotik tetapi tidak mempunyai RouterBoard ataupun PC yang tidak digunakan, tenang saja kita masih bisa belajar Mikrotik menggunakan virtualbox sebagai pengganti RouterBoard maupun PC host. Berikut cara installasi Mikrotik RouterOS di VirtalBox.

A. Alat yang digunakan

  1. Laptop/PC
  2. VirtualBox (Linux/Windows/MacOS/dll)
  3. Mikrotik RouterOS (dapat didownload di http://www.routeros.co.id/)

B. Langkah instalasi

  1. Install VirtualBox
  2. Buat VirtualMachine













Kemudian Jalankan Machine Mikrotik yang telah dibuat.
Akan muncul menu instalasi, pilih beberapa fitur yang akan diinstall. Jika bingung mana yang akan diinstall pilih semua fitur dengan menekan tombol a pada keyboard.
Tekan tombol "i" untuk mulai menginstall.






Eject CDROM jika sudah selesai proses instalasi supaya virtualmachine tidak booting via CD


Jika sudah tekan enter untuk reboot, untuk pertama kali login menggunakan akun default Mikrotik
Username : admin
Password : dikosongkan



Kami juga menyertakan video installasinya



Sekian tutorial cara instalasi mikrotik routeros

7 OSI Layer

Masalah utama dalam komunikasi antar komputer dari vendor yang berbeda adalah karena mereka mengunakan protocol dan format data yang berbeda-beda. Untuk mengatasi ini, International Organization for Standardization (ISO) membuat suatu arsitektur komunikasi yang dikenal sebagai Open System Interconnection (OSI) model yang mendefinisikan standar untuk menghubungkan komputer-komputer dari vendor-vendor yang berbeda.
Pengertian Layer OSI dan kegunaan Layer OSILayer OSI adalah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh Badan International Organization of Standardization (ISO) di wilayah Eropa pada tahun 1977. OSI nama kependekan dari nama aslinya yaitu Open System Interconnection.
Berikut susunan lapisan OSI

7. Application Layer

Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTPFTPSMTP, dan NFS.

6. Presentation Layer

Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).

5. Sestion Layer

Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.

4. Transport Layer

Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.

3. Network Layer

Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.

2. DataLink Layer

Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hubbridgerepeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).

1. Physical Layer

Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.
Source : Wikipedia

Hari Pertama PRAKERIN di PT SmartLink Global Media


Hari Senin tepatnya tanggal 27 Februari 2017, saya pertama kali melaksanakan kegiatan Prakerin di PT SmartLink Global Media. Awal kedatangan saya dan satu teman saya Thomas di tempat prakerin, kami disambut oleh salah satu karyawan dari Smartlink yang sekaligus menjadi pembimbing kami saat prakerin.

Kami dipersilahkan duduk dan memperkenalkan diri. Pembimbing kami yaitu Mas Hary, ia sangat ramah dan sopan. kami ditanya mengenai seputar komputer sampai mengenai seputer OSI Layer yang saya kurang begitu faham tentang Model Lapisan OSI ini. Karena kami kurang mahir dalam OSI Layer, hari pertama kami diperintahkan untuk belajar dan memahami seluk beluk tentang OSI Layer. Ya mungkin karena untuk menjadi Network Engineer OSI Layer sangatlah wajib untuk dipahami. Tidak hanya itu, kami juga diperintahkan untuk membuat blog ini untuk laporan hasil Kerja dalam satu hari yang telah dilaksanakan.

 Untuk info lebih lanjut mengenai PT SmartLink Global Media, kalian bisa mengunjungi situs resminya http://www.smartlinkgm.net.id/ Sekian coretan Prakerin pertama saya. Semoga prakerin selanjutnya lancar tanpa kendala suatu apapun, Amin.